Langsung ke konten utama

Lepas rindu crew TL

 

Kau Datang Dalam Aksi

MSIB #4

M asa

S ejenak

I de

B ersama

Kata orang kita  G I L A, kita memang G I L A

G iat

I de

L anjut

A ksi

Selalu ada dimanapun dan untuk siapapun


Saat itu ada informasi untukku Ku terima ada koordinasi dulu

Namun aku bingung kenapa ke aku

Apa karena ada ikatan atau hanya kebetulan

Ya .. aku yang saat ini bisa membantu mu

Aku, Kau, dan Kita bisa menyatu

Walau kau berasal dari daerah jauh  

Aku hanya mendengar dan tak tau tentangmu

Dunia baru yang hadirkan sebuah rasa bagiku

Begitu ceria dan penuh warna

Hingga pahitnya terbang entah kemana

Siapa kau dan kau sebenarnya

Pikirku terus menerka-nerka

Akhirnya aku tahu dari perkenalanmu

Waktuku habis bersamamu

Tapi lama baru ku tahu

Ada cerita ada gembira ada haru

Ada gaya ada pesona ada lemah

Ada gerak ada proses ada lambat

Ada respon ada tanggap ada acuh

Semua ada sebagai bumbu bersama

Beberapa bulan kau dan aku alami itu

Memantapkan asa untuk satu tujuan 

Meski ku tahu keras kepalamu itu

Tak pernah rendahkan egomu

Bersama kita, rangkaian kata berjuta makna

Kumpulan huruf berbeda menjadi kalimat dari ujung-ujung Nusantara 

Racikan kesabaran bersama untuk saling menerima

Dalam aksi yang ditata indah, 

Lautan maaf dari ku kau terima agar terus bersama

Ya, aku kini empat bulan mengenalimu dengan jelas

Kau sosok baru dengan angan tanpa batas

Kau idealisme yang tak mau lepas

Dan kita seiring meski tak jumpa di kelas

Yang ada selalu di teras literasi

Tersadar aku dari lamunan indah

Kau dan aku pernah ada dalam ruang literasi masyarakat 

Kau dan kau bernama teman literasi sejawat 

Meski hanya sejenak kita bergenggaman tangan

Kau tahu aku selalu berangan

Tentangku yang berjumpa denganmu dalam aksi asik kita

Memang tak bisa dipungkiri

Sebagai wadah literasi tidak jarang aku mengalami rasa jenuh dan patah semangat 

Aksi dalam mendampingi merahi cita cita anak Bangsa

 Bersama paham belajar adalah jembatan ilmu, sehingga kita perlu giat aksi dalam belajar untuk dapat menyeberangi jurang kebodohan

Pada ruang baca Iqro hadir melingkar dengan tawa

Berbahagialah kau bersama datang dan hingga akhir

Mampu mendampingi kita di dalam maupun diluar

Bersama memburu ilmu untuk dirimu

Bersama menabung wawasan untuk gagasan berinovasi yang bervariasi

Bersama mengumpulkan cara untuk bicara literasi

Dari literasi, jawaban teratasi

Menjadi tabungan aksi yang asik 

Mari bersama bersyukur masih bisa beraksi 

Kau, aku sempat ada tanya bagaimana bisa hal ini terjadi

Menimpa seluruh anak negeri yang sedang merajut mimpi

Di hari Sabtu Minggu yang semestinya tak disini

Karena ada dorongan literasi dalam diri

Bersama mencari gairah literasi agar tak habis saat ini

Semua orang berlomba menggaungkan gerakan literasi

Di sini sudah berjalan tertatih tatih 

Tapi ada semangat membara Karen untuk hari nanti

Di literasi selalu mendapat banyak kawan, ilmu, dan pengalaman

Hy kawan, namun jangan pernah mengeluh

Bila di tanah rantau tempat menimba ilmu ini kadang hidup susah dan juga pilu

Karena kita tahu ini 

sebagai bekal harapan

Dalam mengiringi langkah di masa depan


Crew TL ( pakdhe,budhe, kak Fia dan kak Nay ) 25-06-2023 

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

FDG Literasi Numerasi

Aksi hari ini Sabtu pagi crew TL mengikuti FDG secara dari g literasi numerasi bersama tbm RBA, bersama dengan  pembahas,peninjau dan peserta saling berdiskusi terkait penguatan literasi numerasi di sekolah ,keluarga dan di masyarakat.  Kegiatan berjalan empat jam ini menghasilkan beberapa Penguatan, yang pertama   keluarga merupakan media sosialisasi yang pertama dan utama dalam proses pembentukan karakter anak, terutama di bidang literasi dan numerasi.  Pentingnya peran keluarga dalam proses sosialisasi diharapkan dapat menjadi motor penggerak literasi dan numerasi anak, rumah sebenarnya merupakan lingkungan yang sangat memiliki potensi sebagai sumber pembelajaran literasi dan numerasi. Yang kedua disekolah adanya kesepakatan guru dan murid ,guru dan orang tua hal ini menjadikan pondasi dalam penguatan literasi numerasi agar bersama memahami tujuan apa yang akan didapat. Ketiga guru harus bisa mengkombinasikan antara teori teori dengan praktek literasi numeras...

Ini cerita ku _ lagu Kisah Burung Ababil

  Kisah burung Ababil Lirik lagu: Aku ingin tamasya  Aku punya cerita  kisah Burung Ababil  Wahai kawan semua  Beginilah kisahnya Ada pasukan gajah  pimpinan Raja Abrahah  ingin Menghancurkan  Ka'bah yang suci Datang Burung Ababil  Dengan Berbondong-bondong  Pasukan burung Laut  Diutus oleh Allah Membawa batu-batu Asalnya dari neraka panas panas Panaslah rasanya Batunya ada tiga  Dua ada di paruh  Satu ada di kaki  Yang Kanan dan yang kiri Burung Mulai beraksi  Batunya di jatuh kan  Hancur - Hancur  Abrahah dan gajahnya Selamatlah ka'bahnya  Dari Raya Abrahah  itulah pertolongan   Allah Yang Maha gagah Umat Islam Semua  pergi ke tanah suci  lihat Ka'bah beribadah haji Lihat ka'bah beribadah haji Diatas adalah lirik lagu cerita literasi hari ini, Minggu 19 Maret 2023 kegiatan rutin yang ada di Tbm Teras Literasi.  Sebenarnya isi lagu tersebut sederhana namun semua anak...

Meresume dari yang dibaca

  Foto 1. PakDhe Eko memimpin ice breaking tebak gambar Foto 2. Ukasya salah satu anak TL berfoto di depan keranjang buku Seperti biasa kegiatan Teras Literasi hari ini Minggu 23 September 2021 dilaksanakan diTegal Literasi dengan diikuti kurang lebih sepuluh anak, kegiatan  diawali dengan membaca surat Al-fatihah dan yel-yel TL bersama-sama. Kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking tebak gambar yang dipimpin Pakdhe Eko, ice breaking tebak gambar sendiri adalah masing-masing anak Teras Literasi akan menebak gambar sketsa buah yang ada di hp Pakdhe Eko. Adapun permainan ice breaking tebak gambar ini dimulai dengan anak-anak Teras Literasi berbaris kemudian secara bergilir maju kedepan untuk menebak gambar yang ada di hp Pakdhe Eko dimulai dari anak yang paling depan. Bagi anak Teras Literasi bisa menebak akan kembali kebarisan yang belakang  begitu juga anak Teras Literasi yang belum bisa menebak akan kembali ke barisan yang belakang dengan terlebih dahulu tangannya dikasi...