Langsung ke konten utama

Festival Layang-layang

 Serunya bermain layang-layang

 Pohon kelahiran

Bersama membuat layang-layang

Menikmati ice cream

        Hari ini Minggu 15 September 2019 kegiatan TL bertema Festival layang-layang. Seperti biasa anak-anak TL yang hadir pada hari ini mengawali kegiatannya dengan menulis kitir cerita dan membaca buku sebelum kegiatan dimulai. Kegiatan hari ini dibuka oleh Pakdhe Eko dan doa awal kegiatan bersama-sama dipimpin oleh Haidar dan yel diikuti bersama.  
        Setelah pembukaan kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan Ice Breaking yang dipimpin Budhe Yanti. Ice Breaking hari ini adalah melatih konsentrasi dengan gerakan tangan,langkahnya semua dilakukan sambil duduk dimulai hitungan satu tangan kanan keatas hadap depan angkah dua tangan kiri keatas hadap kebelakang hitungan ke tiga kedua tangan tepuk begitu seterusnya yang diikuti semua anak dengan penuh semangat.
        Kegiatan dilanjutkan dengan menulis pohon kelahiran. Apa itu pohon pohon kelahiran adalah menuliskan hari dan tanggal kelahiran anak-anak TL pada kertas yang telah dibentuk gambar bunga untuk anak putri dan bintang untuk anak putra setelah itu di tempelkan pada kardus bekas yang telah dibentuk pohon dan juga di cat sesuai warna pohon. "Media mading yang apik,kata Helena." Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk saling mengingatkan hari dan tanggal kelahiran anak-anak TL dan mengucapkan rasa syukur atas umur yang di berikan oleh Allah SWT.
        Setelah menulis pohon kelahiran, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan utama yaitu membuat dan menerbangkan layang-layang kegiatan ini kami kasih nama Festival Layang-layang. Tujuan dari Festival layang-layang adalah menjadikan magnet bagi anak anak TL dalam giat membaca dan untuk berkunjung ke TBM TL.     
        Terlebih lagi kegiatan ini menunjukkan sebuah kebiasaan dan kearifan lokal yang memiliki arti besar serta mampu memupuk rasa kekeluargaan kebersamaan  anak-anak antar sesama. Selain itu sebagai wujud bahwa anak anak yg tinggal disekitar TL  dapat saling berbaur, bersatu dan bersama dalam segala hal kreatifitas  tanpa batas. 
        Sebelum kegiatan TL hari ini ditutup kegiatan dilanjutkan  foto dan pengambilan vidio yel-yel anak TL di depan Tugu TL dan makan es cream bersama-sama. Kegiatan makan ice cream bersama-sama ini dalam rangka mensyukuri kenikmatan panjang umur yang diberikan Allah kepada Budhe Yanti yang pada tanggal 14 September kemarin genap berumur 46 tahun. "Semoga Budhe Yanti diberikan umur panjang, diberikan kesehatan selalu, Aamiin". Doa Pakdhe Eko.
        Pakdhe Eko menutup kegiatan hari ini dan doa akhir kegiatan secara bersama-sama dipimpin oleh Mas Adil. Semoga kegiatan hari ini menjadikan manfaat bagi anak-anak kedepannya. Aamiin.

By Crew TL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asiknya menyusun kesempatan kelas

  Agar pembelajaran asik menyenangkan dan berbahagia bersama mari susun kesepakatan kelas, mari simak langkah-langkah membuat kesepakatan kelas beserta penjelasannya. Bagaimana langkah membuat kesepakatan kelas, pertama guru perlu memahami murid terlebih dahulu melihat jenjang atau level pendidikan murid yang guru ampuh tingkat perkembangan kognitif dan perkembangan bahasa, hal ini dapat membantu dalam menyesuaikan pertanyaan panduan dalam penyusunan kesepakatan kelas. Coba model diskusi dan refleksi serta alat bantu yang dibutuhkan dalam proses membuat kesepakatan kelas, memandu proses pembuatan kesepakatan kelas pada murid kelas rendah, misalnya tentu akan berbeda dengan murid kelas atas memahami kebutuhan murid hal ini dapat dilakukan dengan mencari informasi mengenai apa yang murid harapkan terjadi di dalam kelas dan apa yang tidak diharapkan murid di dalam kelas kebutuhan juga secara spesifik. Pada tiga pertanyaan kunci dalam menyusun kesepakatan kelas seperti, apa yang muri...

Cooking class

Asiknya anak anak TL menulis resep  menu sarapan Apa itu memasak? Memasak adalah kegiatan menyiapkan makanan untuk dimakan dengan cara memanaskan pada bahan makanan agar bahan makanan tersebut bisa dikonsumsi. Wikipedia Dengan memasak, Meningkatkan daya kreativitas   Karena saat memasak, kita selalu mendapat tuntutan untuk menghasilkan masakan dengan cita rasa yang enak dan lezat. Hal itu akan memunculkan kreasi-kreasi baru dalam mencampur bumbu masakan, teknik pengolahan, memilih bahan, dan lainnya. Apakah perlu mengajari anak memasak? Perlu dong, mengapa? Karena Selain memberikan manfaat positif bagi kemampuan motorik, sensorik, kognitif anak, mengajarkan anak memasak juga membantu menanamkan kebiasaan makan sehat yang penting untuk menjaga kesehatannya. Dan kreativitas anak-anak akan muncul,meskipun adakalnya ide unik tapi itu sudah membangun ide anak. Minggu ini 20-3-2022 aksi di taman bacaan teras literasi cooking class, disini anak anak TL berbagi reseb menu sarapan...

Komik Bicara di Masa Parlementer

Untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid guru Suyati selalu memberikan pilihan pada semua muridnya dalam pembelajaran IPS, dengan menyajikan materi dan aktivitas yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman, minat, dan gaya belajar masing-masing muridnya. Komik bicara kata sebagian besar muridnya yang hari ini dibuat media pembelajaran dengan harapan materi yang dipelajari dengan muda diterima dan dipahami. Komik berbicara merujuk pada cara karakter dalam komik berkomunikasi melalui balon kata, yang merupakan tempat untuk menulis narasi dan dialog tokoh dalam cerita. Setiap murid memilih sendiri bagian tugasnya, ada murid yang fokus pada teksnarasinya,ada murid yang fokus pada sketsa gambarnya dan ada murid yang fokus mencari narasi yang tepat untuk di tuliskan di balon kata. Media pembelajaran komik bicara ini memiliki berbagai manfaat antara lain Meningkatkan Daya Tarik dan Keterlibatan dengan Komik bicara mampu menarik perhatian pembelajar melalui kombinasi gambar dan t...