Langsung ke konten utama

Komik Bicara di Masa Parlementer


Untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid guru Suyati selalu memberikan pilihan pada semua muridnya dalam pembelajaran IPS, dengan menyajikan materi dan aktivitas yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman, minat, dan gaya belajar masing-masing muridnya.

Komik bicara kata sebagian besar muridnya yang hari ini dibuat media pembelajaran dengan harapan materi yang dipelajari dengan muda diterima dan dipahami.

Komik berbicara merujuk pada cara karakter dalam komik berkomunikasi melalui balon kata, yang merupakan tempat untuk menulis narasi dan dialog tokoh dalam cerita.

Setiap murid memilih sendiri bagian tugasnya, ada murid yang fokus pada teksnarasinya,ada murid yang fokus pada sketsa gambarnya dan ada murid yang fokus mencari narasi yang tepat untuk di tuliskan di balon kata.

Media pembelajaran komik bicara ini memiliki berbagai manfaat antara lain Meningkatkan Daya Tarik dan Keterlibatan dengan Komik bicara mampu menarik perhatian pembelajar melalui kombinasi gambar dan teks yang menarik, Mempermudah Pemahaman : Dengan balon kata yang menggambarkan dialog dan narasi karakter, pembelajar dapat lebih mudah memahami konsep yang disampaikan serta Meningkatkan Kreativitas : Penggunaan komik bicara dapat merangsang kreativitas siswa dalam menyusun cerita atau menggambar komik sendiri.

Dengan demikian, penggunaan komik bicara dalam pembelajaran IPS materi masa Parlementer dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik, interaktif, dan efektif bagi semua murid.

"Aksi asik dalam pembelajaran IPS bersama guru Suyati dengan media komik bicara membuat saya muda memahami materi sejarah masa Parlementer,
"Hari ini asik sekali, saya bisa menuangkan hobi menggambar yang bisa dipadukan dengan teman yang biasa aktif membaca, dia mencari teksnya,
"Kedepan lebih asiknya bisa di kompetisi atau dibuat lomba,
"Disini aku bisa kerjasama dengan teman yang mempunyai keahlian menggambar, keren punyaku tak beri warna sehingga gambarnya hidup.

Itu sebagian refleksi kegiatan pembelajaran dengan media komik bicara.

Tetap semangat tergerak bergerak menggerakkan belajar bermakna berdampak berkelanjutan dalam merdeka belajar merdeka mengajar.

Suyati28-2-2024

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FDG Literasi Numerasi

Aksi hari ini Sabtu pagi crew TL mengikuti FDG secara dari g literasi numerasi bersama tbm RBA, bersama dengan  pembahas,peninjau dan peserta saling berdiskusi terkait penguatan literasi numerasi di sekolah ,keluarga dan di masyarakat.  Kegiatan berjalan empat jam ini menghasilkan beberapa Penguatan, yang pertama   keluarga merupakan media sosialisasi yang pertama dan utama dalam proses pembentukan karakter anak, terutama di bidang literasi dan numerasi.  Pentingnya peran keluarga dalam proses sosialisasi diharapkan dapat menjadi motor penggerak literasi dan numerasi anak, rumah sebenarnya merupakan lingkungan yang sangat memiliki potensi sebagai sumber pembelajaran literasi dan numerasi. Yang kedua disekolah adanya kesepakatan guru dan murid ,guru dan orang tua hal ini menjadikan pondasi dalam penguatan literasi numerasi agar bersama memahami tujuan apa yang akan didapat. Ketiga guru harus bisa mengkombinasikan antara teori teori dengan praktek literasi numeras...

Ini cerita ku _ lagu Kisah Burung Ababil

  Kisah burung Ababil Lirik lagu: Aku ingin tamasya  Aku punya cerita  kisah Burung Ababil  Wahai kawan semua  Beginilah kisahnya Ada pasukan gajah  pimpinan Raja Abrahah  ingin Menghancurkan  Ka'bah yang suci Datang Burung Ababil  Dengan Berbondong-bondong  Pasukan burung Laut  Diutus oleh Allah Membawa batu-batu Asalnya dari neraka panas panas Panaslah rasanya Batunya ada tiga  Dua ada di paruh  Satu ada di kaki  Yang Kanan dan yang kiri Burung Mulai beraksi  Batunya di jatuh kan  Hancur - Hancur  Abrahah dan gajahnya Selamatlah ka'bahnya  Dari Raya Abrahah  itulah pertolongan   Allah Yang Maha gagah Umat Islam Semua  pergi ke tanah suci  lihat Ka'bah beribadah haji Lihat ka'bah beribadah haji Diatas adalah lirik lagu cerita literasi hari ini, Minggu 19 Maret 2023 kegiatan rutin yang ada di Tbm Teras Literasi.  Sebenarnya isi lagu tersebut sederhana namun semua anak...

Meresume dari yang dibaca

  Foto 1. PakDhe Eko memimpin ice breaking tebak gambar Foto 2. Ukasya salah satu anak TL berfoto di depan keranjang buku Seperti biasa kegiatan Teras Literasi hari ini Minggu 23 September 2021 dilaksanakan diTegal Literasi dengan diikuti kurang lebih sepuluh anak, kegiatan  diawali dengan membaca surat Al-fatihah dan yel-yel TL bersama-sama. Kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking tebak gambar yang dipimpin Pakdhe Eko, ice breaking tebak gambar sendiri adalah masing-masing anak Teras Literasi akan menebak gambar sketsa buah yang ada di hp Pakdhe Eko. Adapun permainan ice breaking tebak gambar ini dimulai dengan anak-anak Teras Literasi berbaris kemudian secara bergilir maju kedepan untuk menebak gambar yang ada di hp Pakdhe Eko dimulai dari anak yang paling depan. Bagi anak Teras Literasi bisa menebak akan kembali kebarisan yang belakang  begitu juga anak Teras Literasi yang belum bisa menebak akan kembali ke barisan yang belakang dengan terlebih dahulu tangannya dikasi...