Langsung ke konten utama

Lomba Kompetensi Siswa (LKS)

 Foto 1. Foto bersama di lokasi LKS

 Foto 2. Foto bersama di masjid

 Foto 3. Main pasir di pantai

Foto 4. Istirahat sebentar di Malioboro Yogyakarta

     Hari ini Rabu 10 Juli 3019 tepat pukul 07.00 Pakdhe Eko ditemani teman-teman waka yaitu P. Haris di waka Kurikulum, Pak Vicky di waka Kesiswaan dan B. Anis di waka Sarpras selain itu ada P. Faris di staff Sarpras dan P. Anas di staff Humas berada dikota Yogyakarta untuk mengadiri LKS SMK tingkat  Nasional. Ya tahun ini kembali digelar. Tepatnya di Jogja Expo Center pada 9-13 Juli 2019.
       Kegiatan LKS ini diikuti oleh hampir 34 sekolah SMK yang mewakili masing-masing propinsi yang ada di Indonesia. Mereka mengikuti berbagai perlombaan yang sesuai dengan kompetensi keahlian di sekolah masing-masing. Mereka tampil menunjukkan keahliannya dengan bangga karena bisa mewakili daerah masing-masing mengingat ini adalah event tingkat Nasional.
       Selain lomba kompetensi, terdapat juga pameran dari segala keahlian dan keunggulan yang ada di sekolah mereka maupun khas dari daerah mereka.
       Menurut Pakdhe Eko yang juga Kepala Sekolah di Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo (SMKMITA), tahun ini SMKMITA belum lolos seleksi tingkat kabupaten dan juga dikarenakan kebanyakan jurusan teknik yang diperlombakan sedangkan SMKMITA dasarnya adalah bisnis dan menejemen. 
       Dengan kedatangan Pakdhe Eko di event LKS ini  Insyallah tahun depan SMK M1TA dapat berpartisipasi dalam LKS ditahun-tahun depan. Aamiin.
       Dalam lawatan ke Yogyakarta kali ini sebenarnya tidak hanya menghadiri LKS tingkat nasional. Tapi lebih dari itu sebenarnya ingin juga studi banding ke SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta. Namun niat baik itu tidak terjawab dengan puas karena hanya bisa bertemu dengan pihak SMK Muhammadiyah 1 Yogyakarta di kegiatan LKS tersebut,  dikarenakan juga berpartisipasi dalam lomba LKS tersebut.
semoga lain kali bisa silaturahim. Aamiin.
       Setelah acara pokok selesai , Pakdhe Eko dan rombongan mampir di Masjid Jogokarian daerah Parang Tritis untuk melaksanakan ibadah sholat Dhuhur. Kenapa Pakdhe Eko dan rombongan  ke Masjid ini karena Masjid ini dalam mengelola uang infag jamaah sangat bagus. Dimana uang infag selalu di salurkan kepada yang membutuhkan secara tepat dan tidak ada namanya saldo dalam periode.
       Setelah menjalankan sholat Dhuhur pak de Eko dan rombongan melanjutkan  perjalanan ke pantai Parang Tritis untuk berwisata laut. Tidak lama Pakdhe Eko  dan rombongan di pantai, setelah dari pantai Pakdhe Eko dan rombongan melanjutkan perjalanan pulang ke Sidoarjo dan mampir dulu ke jalan Malioboro untuk beli oleh-oleh dan istirahat tidak lupa makan malam.

By crew TL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asiknya menyusun kesempatan kelas

  Agar pembelajaran asik menyenangkan dan berbahagia bersama mari susun kesepakatan kelas, mari simak langkah-langkah membuat kesepakatan kelas beserta penjelasannya. Bagaimana langkah membuat kesepakatan kelas, pertama guru perlu memahami murid terlebih dahulu melihat jenjang atau level pendidikan murid yang guru ampuh tingkat perkembangan kognitif dan perkembangan bahasa, hal ini dapat membantu dalam menyesuaikan pertanyaan panduan dalam penyusunan kesepakatan kelas. Coba model diskusi dan refleksi serta alat bantu yang dibutuhkan dalam proses membuat kesepakatan kelas, memandu proses pembuatan kesepakatan kelas pada murid kelas rendah, misalnya tentu akan berbeda dengan murid kelas atas memahami kebutuhan murid hal ini dapat dilakukan dengan mencari informasi mengenai apa yang murid harapkan terjadi di dalam kelas dan apa yang tidak diharapkan murid di dalam kelas kebutuhan juga secara spesifik. Pada tiga pertanyaan kunci dalam menyusun kesepakatan kelas seperti, apa yang muri...

Cooking class

Asiknya anak anak TL menulis resep  menu sarapan Apa itu memasak? Memasak adalah kegiatan menyiapkan makanan untuk dimakan dengan cara memanaskan pada bahan makanan agar bahan makanan tersebut bisa dikonsumsi. Wikipedia Dengan memasak, Meningkatkan daya kreativitas   Karena saat memasak, kita selalu mendapat tuntutan untuk menghasilkan masakan dengan cita rasa yang enak dan lezat. Hal itu akan memunculkan kreasi-kreasi baru dalam mencampur bumbu masakan, teknik pengolahan, memilih bahan, dan lainnya. Apakah perlu mengajari anak memasak? Perlu dong, mengapa? Karena Selain memberikan manfaat positif bagi kemampuan motorik, sensorik, kognitif anak, mengajarkan anak memasak juga membantu menanamkan kebiasaan makan sehat yang penting untuk menjaga kesehatannya. Dan kreativitas anak-anak akan muncul,meskipun adakalnya ide unik tapi itu sudah membangun ide anak. Minggu ini 20-3-2022 aksi di taman bacaan teras literasi cooking class, disini anak anak TL berbagi reseb menu sarapan...

Komik Bicara di Masa Parlementer

Untuk memenuhi kebutuhan belajar individu setiap murid guru Suyati selalu memberikan pilihan pada semua muridnya dalam pembelajaran IPS, dengan menyajikan materi dan aktivitas yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman, minat, dan gaya belajar masing-masing muridnya. Komik bicara kata sebagian besar muridnya yang hari ini dibuat media pembelajaran dengan harapan materi yang dipelajari dengan muda diterima dan dipahami. Komik berbicara merujuk pada cara karakter dalam komik berkomunikasi melalui balon kata, yang merupakan tempat untuk menulis narasi dan dialog tokoh dalam cerita. Setiap murid memilih sendiri bagian tugasnya, ada murid yang fokus pada teksnarasinya,ada murid yang fokus pada sketsa gambarnya dan ada murid yang fokus mencari narasi yang tepat untuk di tuliskan di balon kata. Media pembelajaran komik bicara ini memiliki berbagai manfaat antara lain Meningkatkan Daya Tarik dan Keterlibatan dengan Komik bicara mampu menarik perhatian pembelajar melalui kombinasi gambar dan t...