Langsung ke konten utama

Ketika Anak-anak TBM TERAS LITERASI Turun ke TEGAL (Kebun)

 

Berkebun di tegal ( kebun )  adalah suatu yang sudah biasa dilakukan tapi beda dengan Tegal Literasi, ini adalah salah satu program kegiatan yang ada di TBM Teras Literasi, minggu pagi tanggal 9 Desember 2018 TBM Teras Literasi melaunchingkan kegiatan baru “anak TL turun ke Tegal “. Kegiatan ini menambah wawasan dan mengajarkan generasi emas tentang indahnya suatu proses dan bagaimana anak anak TL bisa menghargainya.
   Kegiatan yang melibatkan anak anak dan orang tua warga sekitar Lesanpuro kota Malang ini yang  di fasilitasi oleh TBM Teras Literasi Perum PNS Lesanpuro RT.07 RW.05 kota Malang mempunyai kesan sendiri bagi mereka, saya sangat senang bisa praktek menanam sayuran di Tegal Literasi meski baju kaki tangan saya berlepotan tanah,”kata Edo dengan polosnya sambil celotehnya “ masuk pak Eko”!! yang di ikuti anak anak lain.



  Menanam memang menyenangkan apalagi kalau dilakukan beramai-ramai,ini adalah salah satu kegiatan di TBM Teras Literasi yang sangat menyenangkan dimana tampak suatu proses pembelajaran yang melibatkan anak anak beserta orang tua untuk menumbuhkan kedekatan dan kecintaan pada alam. Ungkap pakdhe Eko pengelola TBM Teras Literasi yang khas dengan kumis tebalnya. Kegiatan anak TL turun ke tegal ini kegiatan yang heboh terlihat muka anak anak yang sumringah, mereka baru keluar langsung berebut benih sayuran dan bergotong royong menata batu bata di tegal. Benih sayuran yang ada disedihkan oleh ibu-ibu PKK RT.07 warga sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan TBM TL ini, anak-anak setiap minggu mendapat ilmu yang bervariasi yang utama anak-anak dapat bersosialisasi dengan teman-temanya, mereka senang dan gembira, ungkap pak Sutopo selaku ketua RT.07 RW.05 Perum PNS Lesanpuro kota Malang.
  Berkebun di tegal literasi ini mengajarkan anak bagaimana tanaman berpindah dari biji ke piring, mereka yang berkebun dari kecil pasti lebih suka sayur dan buah “ kata budhe Yanti juga pengelola TBM Teras Literasi yang selalu murah senyum ini”.
  Diharapkan dengan kegiatan ini akan mendapat manfaat positif, anak-anak yang berkebun  akan menerapkan aktivitas serupa saat mereka dewasa.

Sumber: Crew TBM TL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Jam 08.00 di Ruang Kepala Sekolah

        Setelah berkegiatan di Foodcourt Pakdhe Eko melanjutkan kegiatan hari ini dengan memimpin rapat rutin yang dilakukan tiap hari Selasa pukul 08.00 sampai selesai.          Dalam kegiatan rapat koordinasi ini dihadiri oleh Bu. Anis S. (Waka Sarana Prasarana), Pak Haris S. (Waka Kurikulum), Pak Vicky D. (Waka Kesiswaan), Pak Ismu (Waka Humas) dan Mbak Fauriyah (HRD).          Tujuan dari rapat koordinasi hari ini mengevaluasi kegiatan selama satu minggu kemarin dan membahas tentang program sekolah satu minggu kedepan.         Yang menjadi pokok bahasan utama dalam rapat koordinasi hari ini adalah panisment bagi bapak dan ibu guru yang belum mengumpulkan perangkat pengajaran, bagimana menangani kenakalan siswa di kelas x jurusan TKJ, rencana study tiru di SMK 12 Surabaya dan di SMK 1 Buduran serta rencana rapat dinas yang Insyallah akan di laksanakan pada hari Jum'at 18 Oktober 2019. ...

Ice Breaking Pakdhe Eko Bilang

  Kegiatan rutin di Teras Literasi hari ini Minggu 27 Juni 2021 di adakan di Tegal Literasi dengan tema Ice Breaking Pakde Eko Bilang. Seperti biasa anak-anak Teras Literasi yang hadir pada hari ini kurang lebih 15 anak dengan mengunakan prokes yang berlaku di Teras Literasi di mulai dari mengukur suhu tubuh sampai dengan memakai masker selama berkegiatan. Kegiatan di Teras Literasi ini dibuka oleh Budhe Yanti ditemani oleh Pakdhe Eko, Kakak Shafiyah dan Kakak Inayah. Kegiatan anak-anak Teras Literasi hari ini diawali dengan berburu huruf vocal AIUEO pada salah satu halaman pada satu buku cerita koleksi perpustakaan Iqro’ yang dibaca oleh anak-anak Teras literasi. Pada kegiatan berburu huruf vocal ini beda dengan berburu yang dilakukan anak Teras literasi pada hari Minggu sebelumnya, kalau hari Minggu sebelumnya berburu huruf ini pada buku cerita dengan halaman bebas kali ini anak-anak Teras Literasi berburu hurup pada halaman 10. Setelah dihitung jumlah masing-masing hurup vocal ...

LATSOL IPS VIII BAB III

  BAB III KEUNGGULAN DAN KETERBATASAN ANTARARUANGPENGARUHNYA TERHADAP KEGIATAN EKONOMI,SOSIAL,BUDAYA DI INDONESIA DAN ASEAN 3.3. Menganalisis keunggulan   dan keterbatasan ruang dalam permintaan  dan penawaran, teknologi sertapengaruhnya terhadap interaksi antar ruang bagi kegiatan ekonomi, sosial, budaya, di Indonesia dan negara-negara ASEAN. JAWABLAH DENGAN TEPAT DAN BENAR  ( silakan jawab di kolom komentar, beri nama, kelas dan no absensi ) 1.    Daerah berikut yang memiliki keunggulan komparatif pada barang-barang industri adalah .... A. Sumatera B. Jawa C. Kalimantan D. Papua   2.    Tingkat permintaan barang dan jasa masyarakat di pedesaan cenderung lebih sedikit dibandingkan dengan masyarakat di perkotaan. Cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan permintaan masyarakat pedesaan terhadap barang dan jasa adalah .... A. mengirimkan tenaga penyuluh dalam upaya meningkatkan hasil pertanian B. memberikan bantuan langsung ...