Langsung ke konten utama

Pelepasan dengan Outdoor

Foto 1. Pakdhe Eko dan Kak Nayah

Foto 2. Persiapan Rafting

Foto 3. Foto Bersama

    Tahun ini SMK M1TA menggelar acara pelepasan siswa-siswi kelas XII, tidak seperti biasanya acara pelepasan siswa akhir pada kali ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Acara seremonial pun yang biasanya dilaksanakan indoor atau di sebuah gedung maka tahun ini outdoor tepatnya di lokasi Goa Pindul Yogyakarta.
     Acara pelepasan dikemas dalam bentuk rekreasi sekaligus "wisuda" purna siswa. Berangkat dari Puspa Agro menuju Yogyakarta pada hari Jum'at malam pukul 21.00 WIB dengan 3 armada bus. Pakdhe Eko ditemani adik Inayan kebagian di bus 1, perjalanannya  ditempuh dalam waktu 7 jam dengan 2 kali istirahat di rest area.
     Tujuan pertama dalam acara ini adalah pantai Indrayanti dan tepat pukul 03.40 WIB rombongan tiba di lokasi. Para rombongan pun persiapan melaksanakan sholat subuh berjamaah di area wisata tersebut. Di pantai Indrayanti, para siswa menikmati keindahan alam berupa lautan yang diciptakan oleh Allah SWT dari bibir pantai. Ada yang mengabadikan momen disana dengan berfoto-foto ada pula yang bermain-main air, begitu juga dengan bapak dan ibu guru pendamping. Kegiatan di pantai Indrayanti diakhiri dengan foto bersama antara guru dan para siswa.
     Perjalanan dilanjutkan menuju Rumah Makan Griyo Wono untuk melakukan makan pagi. Di rumah makan tersebut siswa-siswi saling antri bersama karena model prasmanan. Peserta rombongan sangat menikmati hidangan yang disediakan setelah bermain di bibir pantai yang membuat energi pasokan energi mereka berkurang.
     Setelah makan pagi, perjalanan dilanjutkan menuju Goa Pindul yang membutuhkan waktu 1 jam untuk sampai di lokasi. Karena lokasi tidak dapat dijangkau oleh Armada Bus maka pihak pengelola wisata menyediakan armada khusus (mobil colt T120 bak terbuka tahun lama) untuk mengangkut para wisatawan ke lokasinya.
     Kegiatan di lokasi Goa Pindul ini adalah refting. Sebelum melakukan kegiatan tersebut para wisatawan dibekali dengan pelampung agar lebih aman. Setelah selesai kegiatan refting acara dilanjutkan dengan makan siang sekaligus acara inti berupa ceremonial pelepasan siswa kelas akhir.
     Acara yang diawali dengan sambutan dari Bapak Vikcy Dwi Oktavianto selaku Waka Kesiswaan dan penyampaian beberapa kesan dan kesan siswa selama belajar di SMK M1TA.  Selanjutnya adalah acara inti berupa pelepasan siswa-siswi oleh Pakdhe Eko.
Dalam sambutannya, Pakdhe Eko menyampaikan "bahwa ini bukan merupakan sebuah akhir melainkan ini adalah sebuah awal dari sebuah perjalanan hidup". Pakdhe Eko juga mengatakan "kalau para calon alumni tersebut akan menjadi  mutiara-mutiara yang nantinya akan berkilau di kemudian hari dan berharap tidak lupa dengan SMK M1TA.
     "Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim kalian menjadi keluarga besar dari SMK M1TA sebagai alumni lulusan 2019" ucap Pakdhe Eko sambil melempar topi ke atas diikuti para siswa. Selesai acara di Goa Pindul, perjalanan dilanjutkan kembali menuju pusat oleh-oleh bakpia Patok khas Yogyakarta dan Malioboro yang berada di tengah-tengah kota dan membutuhkan waktu sekitar 2 jam untuk tiba di lokasi.
      Tepat pukul 21.00 perjalanan kembali menuju SMK M1TA,  Alhamdulilah tepat pukul 03.35 rombongan nyampai di SMK M1TA.

By Crew TL

Komentar

Postingan populer dari blog ini

FDG Literasi Numerasi

Aksi hari ini Sabtu pagi crew TL mengikuti FDG secara dari g literasi numerasi bersama tbm RBA, bersama dengan  pembahas,peninjau dan peserta saling berdiskusi terkait penguatan literasi numerasi di sekolah ,keluarga dan di masyarakat.  Kegiatan berjalan empat jam ini menghasilkan beberapa Penguatan, yang pertama   keluarga merupakan media sosialisasi yang pertama dan utama dalam proses pembentukan karakter anak, terutama di bidang literasi dan numerasi.  Pentingnya peran keluarga dalam proses sosialisasi diharapkan dapat menjadi motor penggerak literasi dan numerasi anak, rumah sebenarnya merupakan lingkungan yang sangat memiliki potensi sebagai sumber pembelajaran literasi dan numerasi. Yang kedua disekolah adanya kesepakatan guru dan murid ,guru dan orang tua hal ini menjadikan pondasi dalam penguatan literasi numerasi agar bersama memahami tujuan apa yang akan didapat. Ketiga guru harus bisa mengkombinasikan antara teori teori dengan praktek literasi numeras...

Ini cerita ku _ lagu Kisah Burung Ababil

  Kisah burung Ababil Lirik lagu: Aku ingin tamasya  Aku punya cerita  kisah Burung Ababil  Wahai kawan semua  Beginilah kisahnya Ada pasukan gajah  pimpinan Raja Abrahah  ingin Menghancurkan  Ka'bah yang suci Datang Burung Ababil  Dengan Berbondong-bondong  Pasukan burung Laut  Diutus oleh Allah Membawa batu-batu Asalnya dari neraka panas panas Panaslah rasanya Batunya ada tiga  Dua ada di paruh  Satu ada di kaki  Yang Kanan dan yang kiri Burung Mulai beraksi  Batunya di jatuh kan  Hancur - Hancur  Abrahah dan gajahnya Selamatlah ka'bahnya  Dari Raya Abrahah  itulah pertolongan   Allah Yang Maha gagah Umat Islam Semua  pergi ke tanah suci  lihat Ka'bah beribadah haji Lihat ka'bah beribadah haji Diatas adalah lirik lagu cerita literasi hari ini, Minggu 19 Maret 2023 kegiatan rutin yang ada di Tbm Teras Literasi.  Sebenarnya isi lagu tersebut sederhana namun semua anak...

Meresume dari yang dibaca

  Foto 1. PakDhe Eko memimpin ice breaking tebak gambar Foto 2. Ukasya salah satu anak TL berfoto di depan keranjang buku Seperti biasa kegiatan Teras Literasi hari ini Minggu 23 September 2021 dilaksanakan diTegal Literasi dengan diikuti kurang lebih sepuluh anak, kegiatan  diawali dengan membaca surat Al-fatihah dan yel-yel TL bersama-sama. Kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking tebak gambar yang dipimpin Pakdhe Eko, ice breaking tebak gambar sendiri adalah masing-masing anak Teras Literasi akan menebak gambar sketsa buah yang ada di hp Pakdhe Eko. Adapun permainan ice breaking tebak gambar ini dimulai dengan anak-anak Teras Literasi berbaris kemudian secara bergilir maju kedepan untuk menebak gambar yang ada di hp Pakdhe Eko dimulai dari anak yang paling depan. Bagi anak Teras Literasi bisa menebak akan kembali kebarisan yang belakang  begitu juga anak Teras Literasi yang belum bisa menebak akan kembali ke barisan yang belakang dengan terlebih dahulu tangannya dikasi...