Langsung ke konten utama

Postingan

LITERASI SUMPAH PEMUDA

  SUMPAH PEMUDA Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, tanah Indonesia. Kami putra dan putri Indonesia, mengaku berbangsa yang satu, bangsa Indonesia.  Kami putra dan putri Indonesia, menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.             Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia. Sumpah adalah ikrar atau janji yang terpatri dalam hati serta harus terlaksana sesuai tekad yang melekat. Pemuda adalah seseorang atau individu sebagai sumber daya manusia yang mengalami perkembangan fisik, psikis, dan emosional. Individu ini penuh dengan karakter dinamis, bergejolak, dan optimis di masa kini maupun di masa datang. Pemuda adalah tulang punggung bangsa. Di dalam dirinyalah segala potensi, masalah, peran, dan harapan untuk bangsa diemban di atas pundaknya.  ...

Temukan dan Tunjukkan

giat bermain dan membaca giat anak menulis Belajar Sambil Bermain, Jurus Jitu Anak dalam budaya literasi di Tbm TL    Kegiatan Aksi Asik setiap minggu di Teras Literasi  hari ini minggu 24-10-2021 dengan tema “Temukan dan Tunjukkan”,  Tujuan   lebih kreatif untuk menulis.  Manfaat penulisan giat menulis menjadi karya buku anak TL, semua apa yang dilihat  dirasa.meningkatkan budaya baca tulis,  Kegiatan diawali dengan bermain tepuk hitung, dengan intruksi dari budhe Yanti menyampaikan satu ditambah satu, anak melakukan tepuk satu ,lalu tangan membentuk lambang tambah lalu tepuk satu lagi  berikutnya menyuarakan jawabnnya dua, begitu selanjutnya. bermain seperti itu membuat anak gembira dan melatih anak konsentrasi. lalu lanjut kegiatan menulis jajan literasi.  Para ahli berpendapat, "pentingnya menulis bukan sekadar mampu meletakkan jajaran huruf atau kata-kata. Tetapi ini merupakan kunci untuk meningkatkan kemampuan membaca dan berkomuni...

Memilih diamati dicatat terus dinikmati

 Memilih diamati dicatat terus dinikmati.  Pakdhe Eko memberi penjelasan Ice breaking  Tiba-tiba Hari ini Minggu 17 Oktober 2021 kegiatan Teras Literasi seperti biasa dilakukan di Tegal Literasi, kegiatan pagi hari ini dimulai dengan menulis absen kehadiran dan membaca buku cerita koleksi dari keranjang Tegal Literasi. Tema kegiatan pagi hari ini adalah apa yang dilihat diamati dicatat terus dinikmati oleh anak Teras Literasi.  Seperti biasa kegiatan Teras Literasi hari ini dibuka oleh Pakdhe Eko dengan membaca surat Al-fatihah, yel-yel Teras Literasi bersama-sama dan ice breaking mengunakan kata "tiba-tiba". Apa itu ice breaking "tiba-tiba", ice breaking dimana anak-anak Teras Literasi di minta untuk membuat satu kalimat bebas dan di akhir kalimat dikasih kata "tiba-tiba" sambil menunjuk ke salah satu anak Teras Literasi yang lainnya untuk melanjutkan dan menambahkan cerita tadi.  Contoh ice breaking dari internet yang Pakdhe Eko gunakan “ Kemarin, Saya P...

CREATIV Menulis dari yang di amati

  CREATIV Menulis dari yang di amati Banyak cara  menumbuhkan  anak gemar menulis, bisa melalui penulisan kreatif yang sederhana dari apa yang mereka lihat dan rasa , Kreatif menulis dimulai   menggiring anak  ke dalam cerita dan menciptakan dunia visual misal gambar,benda yang diberikan, lewat kata-kata, juga menggunakan emosi untuk memikat  menjadi bumbu penulisan sehingga anak  bisa menuangkan tulisannya. Menulis kreatif dapat didefinisikan sebagai proses menulis yang bertumpu pada pengembagan daya cipta dan ekspresi pribadi dalam bentuk tulisan yang baik dan menarik. Manfaat penulisan kreatif bagi anak,antara lain; Memperluas jaringan pertemanan anak,  anak bisa menggenali tulisannya sendiri, Mengenali diri sendiri ,Mengajari anak memberikan kritik, Anak lebih produktif dan bisa berimajinasi,dan tentunya menambah kepercayaan diri anak tentang  semua apa yang dilihat di rasa. Hari ini  dalam giat literasi Minggu 17-10-2021 CREATI...

Kolaborasi TL dan Kelurahan Lesanpuro kota Malang

 Kolaborasi TL dan Kelurahan Lesanpuro kota Malang Sekolah Ramah Anak (SRA) mendukung partisipasi anak, terutama dalam perencanaan, kebijakan, pembelajaran, pengawasan dan mekanisme pengaduan terkait pemenuhan hak dan perlindungan anak di pendidikan. Tak jauh beda Giat ini yang akan dilakukan pihak kelurahan Lesanpuro yang akan berkolaborasi dengan Taman bacaan masyarakat Teras Literasi Lesanpuro. Kesan dari Bu ALIFATI ANATALIA  Kasi pemberdayaan masyarakat kelurahan Lesanpuro kota Malang, hadir ke Teras Literasi, 'Tujuanya untuk mengenal dan berbagi dengan warga, untuk kesan adalah, begitu menyenangkan bisa berkunjung dan bertukar pikiran dengan ibu Suyati pendiri tbm Teras Literasi dan mengetahui sebagian kegiatan yg ada di teras literasi". Menyampaikan Tujuan membentuk kegiatan Rama anak ,dengan  usia dibawah 18 th dimana  berkegiatan menumbuhkan peran anak dalam meningkatkan  kreatifitasnya. Dengan giat ini akan memfasilitasi hak anak dilingkungan keluarga d...

Ikatlah ilmu dengan menulisnya

  Buku Antologi  budhe Yanti "Ikatlah ilmu dengan menulisnya" Dengan menulis semangat yang ada untuk menuangkan pikiran dan gagasan dalam bentuk tulisan akan muncul. Mari bangun menulis jangan tunda, Sebenarnya bukan tanpa alasan mengapa menulis ini  jarang dilakukan. Barangkali kemalasan adalah salah satu penyebabnya, selalu saja berlindung dibalik kesibukan aktivitas. Itu pendapat saya loo... Diawali dengan giat aktif membaca, menjadi opinion leader lanjut melakukan publikasi terhadap tulisan sendiri.Ajakan aksi membaca ini diharapkan menjadi alternatif cerdas untuk mendorong kita menjadi opinion leader dan dapat menghasilkan karya-karya yang dapat membangun bangsa. Sudah ada  15 hasil karya tulisan  tunggal maupun antologi yang sudah di hasilkan oleh budhe Yanti panggilan akrab Suyati guru di SMPN 27 Malang dan pendiri taman bacaan masyarakat Teras Literasi kota Malang.  Mari menulis, menulis adalah upaya menyegarkan pikiran dengan menuangkan ide-ide kre...

Bermain,Dilihat lalu Dicatat

  Dilihat dan dicatat Hari ini Minggu 9 Oktober 2021 kegiatan Teras Literasi seperti biasa dilakukan di Tegal Literasi, kegiatan pagi hari ini dimulai dengan menulis absen kehadiran dan membaca buku cerita koleksi dari keranjang Tegal Literasi. Tema kegiatan pagi hari ini adalah apa yang dilihat oleh anak Teras Literasi dan dicatat sambil bermain di Tegal Literasi.  Seperti biasa kegiatan hari ini dibuka oleh Pakdeh Eko dengan bacaan Basmallah, berdoa dan yel-yel Teras Literasi. Kegiatan hari ini juga diawali dengan ice breaking berhitung diangka tiga dengan tepuk tangan di lanjutkan Budhe Yanti dengan ice breaking apa kata Budhe Yanti.  Untuk kegiatan dilihat dicatat sendiri adalah apa yang dilihat oleh anak Teras Literasi akan dicatat di HP masing-masing anak Teras Literasi kemudian dikirimkan ke Budhe Yanti melalui Aplikasi WA, bagi anak-anak yang tidak membawa HP dicatat pada kertas yang telah di bagikan oleh Budhe Yanti.  Adapun tujuan dari kegiatan dilihat dan ...