Langsung ke konten utama

Milad SMK Muhammadiyah 1 Taman ke 32 Tahun

Hari ini Sabtu 12 Desember 2020 tepat 32 tahun yang lalu SMK Muhammadiyah 1 Taman berdiri tepatnya pada tanggal 12Desember 1998. Untu memperingati milad yang ke-32 ini diperingati dengan mengundang segenap guru dan karyawan untuk mengadakan acara sharing session bersama kepala sekolah pada periode sebelumnya yang diteruskan dengan pemotongan tumpeng makan bersama-sama. Acara dimulai dengan sambutan dan sharing session mengenai SMKMITA terdahulu hingga saat ini bersama kepala sekolah periode sebelumnya. Pada sesi ini, beliau-beliaunya menceritakan bagaimana kondisi SMKMITA dulu dan juga memberikan banyak masukan untuk SMKMITA kedepannya. “Semua kebijakan ada yang menguntungkan dan juga tidak, semua sama bahkan pada masa periode saya. Bahkan, pro dan kontra juga ada. Tapi, jika ada satu titik bahwa ingin memajukan maka ayo kita ikuti,”ujar Bapak Drs. H. Muh. Riyadi MM. selaku kepala SMKMITA pada periode kedua. Lalu dilanjut oleh Ibu Dra. Zuroidah dengan menceritakan bagaimana SMKMITA pada saat beliau menjabat sebagai kepala SMKMITA. “Awal SMK Muhammadiyah dibentuk ini masih berada di tempat SMP Muhammadiyah 2 Taman. Bahkan, guru yang mengajar juga dari SMP Muhammadiyah 2 Taman dan SMA Muhammadiyah 1 Taman,”ujar ibu Dra. Zuroidah menjelaskan awal dibentuknya SMK Muhammadiyah 1 Taman ini. Dan yang terakhir kesimpulan dan motivasi yang diberikan oleh Ibu Erma Handayani S.Pd selaku kepala SMK Muhammadiyah 1 Taman pada masa periode ke-empat. “Pada milad yang ke-32 ini, ada beberapa penelitian yang mengatakan jika usia ini adalah masa peningkatan finansial. Usia tersebut adalah usia terbaik. Tapi, ada beberapa fakta jika di usia ini adalah masa kritis. Perlu audit, evaluasi, variasi dan perlu peningkatan motivasi dan trobosan,”tutup Ibu Erma Handayani S.Pd dalam sharing session sejarah SMK Muhammadiyah 1 Taman. lalu di tutup dengan pembagian cinderamata dan pemotongan tumpeng serta makan bersama. Pada kesempatan lain lewat chat WA bapak ibu wakil kepala sekolah menyampaikan pendapatnya tentang SMK Muhammadiyah 1 Taman dan harapannya tentang sekolah kedepannya. Yang pertama dari bapak Vicky Dwi Oktavianto, S.Pd sebagai waka kesiswaan “Menurut pendapat saya SMK MITA adalah sekolah millenial yang produktif dalam pengembangan prestasi peserta didik dan harapannya agar SMK MITA bisa mencetak kader Muhammadiyah melalui executive muda yang berbasis industri dan entrepreneurship.” Sedangkan menurut ibu Dra. Anis Sudaryaningsih sebagai waka sarana prasarana “SMK MITA harus berubah pak...seiring bertambahnya usia..menuju sekolah industri dan kewirausahaan.” Menurut waka Humas bapak Ismu Maulana, S.Pd “SMK M1TA merupakan sekolah moderat yang dinamis dan kreatif namun tidak meninggalkan kearifan internal dan kearifan local.” Untuk pendapat saya tentang sekolah SMKMITA: merupakan lembaga pendidikan yang berdiri sejak tahun 1988 didalamnya terdapat banyak perjuangan yang sangat hebat demi berjayanya smkmita. Perjuangan disitu tidak lepas dari rasa goyong royong serta kerjasama seluruh warga sekolah dari sisi inilah diharapkan tetap terjaga sedangkan harapan saya: Di usia yang menginjak 32 Tahun ini semoga SMKMITA dapat bersaing dg sekolah2 yang hebat diluar sana sehingga smkmita akan semakin jaya dan siap meluluskan putra putri bangsa menjadi manusia yang dibanggakan oleh semua pihak dan tetap santun dalam bertingkah laku.” Menurut Pak Haris sebagai waka Kurikulum. Semoga dengan bertambahnya umur ini dapat menjadikan SMK Muhammadiyah 1 Taman semakin dapat berkembang kedepannya. Aamiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asiknya menyusun kesempatan kelas

  Agar pembelajaran asik menyenangkan dan berbahagia bersama mari susun kesepakatan kelas, mari simak langkah-langkah membuat kesepakatan kelas beserta penjelasannya. Bagaimana langkah membuat kesepakatan kelas, pertama guru perlu memahami murid terlebih dahulu melihat jenjang atau level pendidikan murid yang guru ampuh tingkat perkembangan kognitif dan perkembangan bahasa, hal ini dapat membantu dalam menyesuaikan pertanyaan panduan dalam penyusunan kesepakatan kelas. Coba model diskusi dan refleksi serta alat bantu yang dibutuhkan dalam proses membuat kesepakatan kelas, memandu proses pembuatan kesepakatan kelas pada murid kelas rendah, misalnya tentu akan berbeda dengan murid kelas atas memahami kebutuhan murid hal ini dapat dilakukan dengan mencari informasi mengenai apa yang murid harapkan terjadi di dalam kelas dan apa yang tidak diharapkan murid di dalam kelas kebutuhan juga secara spesifik. Pada tiga pertanyaan kunci dalam menyusun kesepakatan kelas seperti, apa yang muri...

Refresing Literasi Anak TL

 Kegiatan di TL hari ini Minggu, 10 Januari 2021 adalah refresing literasi yang dilakukan oleh anak-anak TL. Dikarenakan anak-anak TL sudah jenuh dirumah tanpa ada kegiatan yang jelas akhirnya salah satu dari anak TL telpon Budhe Yanti untuk berkegiatan di TL dan di iyahkan oleh Budhe Yanti. Tidak banyak yang datang di TL untuk bergiatan pada hari ini, dikarenakan anak-anak yang hadir adalah anak-anak yang telah menelpon Budhe Yanti selain itu untuk memenuhi protokol kesehatan yang diterapkan di TL yaitu membatasi jumlah anak yang hadir di TL. Seperti biasa anak-anak TL yang hadir pada kegiatan hari ini mengawali kegiatanya dengan menulis absensi kehadiran, menulis kitir cerita kemudian dilanjutkan dengan berkegiatan membaca buku cerita dengan judul bebas koleksi perpustakaan iqro' Teras Literasi. Setelah membaca buku cerita, anak-anak TL berlomba untuk mencari kata ajaib sebanyak-banyaknya dari buku cerita yang telah dibacanya. Sedangkan kata ajaib yang harus dicari dan batasan wa...

Cooking class

Asiknya anak anak TL menulis resep  menu sarapan Apa itu memasak? Memasak adalah kegiatan menyiapkan makanan untuk dimakan dengan cara memanaskan pada bahan makanan agar bahan makanan tersebut bisa dikonsumsi. Wikipedia Dengan memasak, Meningkatkan daya kreativitas   Karena saat memasak, kita selalu mendapat tuntutan untuk menghasilkan masakan dengan cita rasa yang enak dan lezat. Hal itu akan memunculkan kreasi-kreasi baru dalam mencampur bumbu masakan, teknik pengolahan, memilih bahan, dan lainnya. Apakah perlu mengajari anak memasak? Perlu dong, mengapa? Karena Selain memberikan manfaat positif bagi kemampuan motorik, sensorik, kognitif anak, mengajarkan anak memasak juga membantu menanamkan kebiasaan makan sehat yang penting untuk menjaga kesehatannya. Dan kreativitas anak-anak akan muncul,meskipun adakalnya ide unik tapi itu sudah membangun ide anak. Minggu ini 20-3-2022 aksi di taman bacaan teras literasi cooking class, disini anak anak TL berbagi reseb menu sarapan...